Selasa, 25 Juli 2017

ceritarakyat

Rakyat

Kami begitu nampak bersahaja
Seiring jalan tak kenal lelah
Mengharapkan sebuah kontinuitas hidup
Mengharapkan jiwa altruisme

Kami hanya pasrah dengan kehadiranmu
Kami terdiam tanpa kata
Kami tau akan sebab akibat
Kami hanya bisa memfatalistis keadaan

Semoga eksistensialmu bermakna
Semoga kekuasaanmu bernilai...



Link email : muhzulqamar@gmail.com
facebook : Zulqamar Muhammad



Cerita Rakyat
Rakyat Rakyat dan Rakyat

Semangat keras tak pernah kenal yang namanya lelah. Begitu indahnya dunia meratapi kesengsaraan yang begitu menyiksa dikehidupan rakyat. Sebab kalangan minoritas borjuasi berkuasa ditanah negri kita ini. Yang semata mata karena modal dengan berkepentingan  golongan dari sistim ekonomi politik kapitalisme. Rakyat menjerit didalam perut bumi, menunggu akan tibanya sosok penolong yang berjiwa altruisme (orang yang bersifat lebih memperhatikan atau mementingkan orang lain yang sangat membutuhkan pertolongan) untuk dapat bertahan hidup. Disamping itu kejahatan begitu menyiksa ketenangan rakyat, mulai dari kejahatan mengambil hak orang lain, membunuh martabat dengan kata kata.

Sebagai generasi muda ayolah menyelamatkan bangsa kami ditanah negri tercinta ini dengan cara kesadaran dan memaknai apa yang menjadi ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu Pancasila. Agar rakyat yg menjerit terbebas dari kalangan yang borjuasi berkuasa ditanah negri kita ini. Marilah tanamkan jiwa nasionalisme kita agar dapat melawan kaum penguasa yang tidak paham dengan pancasila. Ayo lakukan sekarang dengan aksi bukan hanya sekedar teori, kalau bukan generasi muda siapa lagi yang akan menyelamatkan bumi kita tercinta ini. Tekadkan iman dan takwa sesuai dengan kepercayaan masing-masing agar berjalan dengan tentaram dan damai tanpa perpecahan antara ideology Negara dan ideology agama/kepercayaan.

Shared jika anda merasa postingan ini bermanfaat untuk memotivasikan dan mengembalikan kembali jiwa nasionalisme kita..

Mari Diskusi, kritik dan saran.. silahkan komentar dibawah ini

Link email : muhzulqamar@gmail.com
Facebook : Zulqamar Muhammad




1 komentar: